JURNALISTA.ID, MAKASSAR – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Bontoala berkolaborasi dengan Baznas dalam membantu warga terdampak kebakaran di Jl Kandea 3 Lorong 2 dan 3, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui aksi kemanusiaan di lokasi kebakaran. Jajaran KNPI bersama Baznas turun langsung membantu menyalurkan kebutuhan warga yang terdampak musibah.
Sejumlah bantuan berupa kebutuhan dasar, pakaian dan perlengkapan lainnya dikumpulkan serta disalurkan kepada warga yang rumahnya terdampak kebakaran.

Ketua KNPI Kecamatan Bontoala, Muh. Rustam, mengatakan kolaborasi dengan Baznas merupakan bentuk kepedulian pemuda terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Kami dari KNPI Bontoala bersama Baznas berupaya hadir di tengah warga yang terdampak. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Muh. Rustam.
Menurutnya, penanganan korban kebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, KNPI Bontoala terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga dan unsur masyarakat dalam membantu warga terdampak.
Muh. Rustam juga menegaskan bahwa KNPI tidak hanya hadir saat musibah terjadi, tetapi akan terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk melihat kebutuhan warga selama proses pemulihan.
“Kami berharap kolaborasi seperti ini terus terbangun. Yang paling penting adalah bagaimana bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” katanya.
Berdasarkan asesmen awal, kebakaran di Jl Kandea 3 berdampak pada 37 rumah dan 245 jiwa dari 60 kepala keluarga. Kondisi tersebut membuat kebutuhan dasar warga menjadi salah satu perhatian utama dalam penanganan pascakebakaran.
Melalui kolaborasi KNPI Bontoala dan Baznas, diharapkan bantuan kemanusiaan dapat terus diperkuat sehingga warga terdampak dapat segera mendapatkan dukungan dan perlahan bangkit dari musibah yang dialami.