Jurnalista.Id, Makassar – Aksi kekerasan kembali terjadi di Kota Makassar. Seorang remaja menjadi korban pembacokan brutal di jalanan pada malam hari. Korban mengalami luka serius di bagian kepala dan mengaku mengenal pelaku, namun hingga kini pelaku masih bebas berkeliaran.
Penulis: Fands | Jurnalista.Id
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 20.30 WITA di Jalan Cakalang, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang masih di bawah umur, berinisial A (15), saat itu tengah mengendarai sepeda motor berboncengan dengan rekannya, ketika tiba-tiba dihadang oleh pelaku yang juga menggunakan sepeda motor.
Tanpa peringatan, pelaku yang diketahui bernama REZKI (alias RESCOL) langsung mengayunkan parang ke arah korban. Tebasan tersebut mengenai bagian belakang kepala korban hingga menyebabkan luka robek serius.
Tidak berhenti di situ, pelaku bahkan sempat melakukan pengejaran terhadap korban. Dalam kondisi terluka dan panik, korban berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke salah satu warung di sekitar lokasi kejadian.
Dalam keterangannya, korban mengaku mengenal pelaku yang menyerangnya.
“Saya kenal pelakunya. Tiba-tiba dia hadang saya, lalu langsung tebas pakai parang. Saya tidak sempat menghindar. Kena di belakang kepala. Saya cuma pikir bagaimana caranya selamat, jadi saya lari masuk ke warung,” ungkap korban.
Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Pelabuhan Makassar untuk segera diproses sesuai hukum yang berlaku, terkait dugaan tindak pidana kekerasan terhadap anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Pihak keluarga korban berharap aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang hingga saat ini masih dalam pencarian.
Di sisi lain, Shelter Warga Kelurahan Gaddong turut melakukan pendampingan terhadap korban dan keluarganya, termasuk koordinasi dengan aparat kepolisian serta memberikan dukungan awal secara psikososial.
Hingga berita ini diterbitkan, pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta menjaga keamanan lingkungan, khususnya terhadap potensi tindak kekerasan di jalanan.