MAROS – JURNALISTA.ID Suasana khidmat malam terakhir salat tarawih di Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, berubah menjadi kepanikan. Sebuah rumah warga di Jalan Andi Raja Panjallingan, Kelurahan Bontoa, ludes dilahap si jago merah saat pemiliknya tengah mempersiapkan hidangan hari raya Idulfitri.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan warga setempat, Syarifuddin Jhon, insiden bermula saat pemilik rumah sedang memasak ketupat untuk menyambut lebaran. Naas, kompor yang digunakan tiba-tiba meledak.
”Kejadiannya saat warga melaksanakan salat tarawih malam terakhir. Api berasal dari kompor yang meledak saat memasak ketupat, kemudian api merembes dengan sangat cepat ke bagian bangunan lainnya,” ujar Syarifuddin.
Kekecewaan Warga terhadap Armada Damkar
Warga di sekitar lokasi sempat tersulut emosi dan merasa kesal lantaran armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dinilai terlambat tiba di lokasi. Ketegangan semakin meningkat ketika mobil pemadam yang tiba justru mengalami kendala teknis.
”Warga kecewa karena mobil pemadam datangnya telat. Pas sudah sampai, mesin mobilnya malah macet (trouble). Padahal api sedang berkobar hebat,” tambah Syarifuddin.
Kerugian Materiil
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, seluruh harta benda di dalam rumah tersebut hangus tak bersisa. Kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Saat ini, pihak keluarga yang tertimpa musibah sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah setempat untuk meringankan beban mereka, terutama di tengah momen menjelang hari raya Idulfitri.
Penulis : Tawang