Lurah Gaddong Bersih-Bersih Drainase, Bangunan Liar Jadi Sorotan

Share ke social media

MAKASSAR – Lurah Gaddong, Rahmawaty Mattayang, S.M., M.M., yang akrab dipanggil Ibu Ammy, memimpin kerja bakti di drainase perbatasan Kelurahan Gaddong, Kecamatan Bontoala, dan Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, Jumat (17/10/2025).

Ia menyoroti kondisi saluran air yang kritis akibat tumpukan sampah dan bangunan liar — mulai dari rumah, masjid, hingga kandang ayam — yang menghambat aliran dan berpotensi memicu banjir.

Ibu Ammy menegaskan akan menempuh pendekatan persuasif kepada warga untuk menertibkan fasilitas publik demi keselamatan bersama.

Ibu Ammy juga menyatakan kesiapan pihak kelurahan untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, agar tidak ada lagi bangunan yang mengganggu drainase.

“Kami siap mengikuti arahan Bapak Wali Kota. Tidak ada toleransi bagi bangunan yang menghambat jalur air, namun kami akan mencoba persuasif terlebih dahulu kepada warga agar mereka sadar akan pentingnya menjaga fasilitas umum,” tegasnya.

Selain pembersihan drainase, kerja bakti ini juga melibatkan edukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan dan aktif menjaga fasilitas publik.

Menurut Ibu Ammy, keberhasilan program sangat bergantung pada kesadaran kolektif masyarakat.

“Drainase adalah fasilitas publik yang harus bebas dari bangunan liar. Kami akan terus mengawasi dan memastikan jalur air tetap bersih, agar warga terhindar dari banjir,” pungkasnya.

One thought on “Lurah Gaddong Bersih-Bersih Drainase, Bangunan Liar Jadi Sorotan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *