Bukti Sejarah Heroik: Bukit Cempalagi di Bone Simpan Jejak Sumpah Pembebasan Arung Palakka

Share ke social media

JURNALISTA.ID, MAROS – Kawasan Bukit Cempalagi yang terletak di Dusun Cempalagi, Desa Mallari, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, kini menjadi sorotan sebagai situs bersejarah penting yang mengisahkan perjuangan heroik Raja Bone ke-15, Arung Palakka.​Bukit ini diyakini masyarakat setempat sebagai lokasi persembunyian krusial bagi Arung Palakka ketika ia menjadi buronan dan dikejar oleh pasukan kerajaan lawan, sebelum akhirnya melarikan diri untuk mencari dukungan ke Buton, Sulawesi Tenggara.​

Lahirnya Ikrar Pembebasan​Menurut narasi turun-temurun, di bukit inilah sang raja mengucapkan sumpah keramat untuk membebaskan rakyat Bone dari belenggu penjajahan. Ikrar yang penuh tekad ini dianggap sebagai titik awal perjuangan panjang Arung Palakka yang pada akhirnya mengubah sejarah geopolitik dan kekuasaan di tanah Bugis.

​Prasasti Alam Bukti Kemarahan Raja​Hingga kini, di sekitar kawasan Bukit Cempalagi ditemukan sejumlah peninggalan alam yang dipercaya sebagai bukti fisik dari peristiwa bersejarah tersebut.

Masyarakat setempat menyebutnya sebagai “prasasti alami”, diyakini muncul akibat luapan kemarahan dan tekad kuat Arung Palakka.​Salah satu peninggalan signifikan adalah Akkarebbeseng, yaitu bekas cakaran tangan yang terlihat terukir pada dinding Gua Lama, yang berada di jalur menuju Sumur Jodoh.

Keberadaan jejak-jejak ini menjadi penguat narasi bahwa Bukit Cempalagi merupakan saksi kunci dari tekad dan semangat perlawanan seorang raja demi martabat rakyatnya.

​Pemerintah daerah diharapkan dapat menjadikan situs ini sebagai warisan budaya dan sejarah yang perlu dilestarikan.

One thought on “Bukti Sejarah Heroik: Bukit Cempalagi di Bone Simpan Jejak Sumpah Pembebasan Arung Palakka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *